Pengembangan Materi Layanan Bimbingan Klasikal

Bagaimana layanan bimbingan dan konseling menarik dan bermakna bagi peserta didik ?

Jawabannya tergantung kepada diri guru BK saat memberikan materi layanan di kelas / klasikal. Materi layanan yang di sampaikan  merupakan bagian penting dalam pelaksanaan layanan BK di sekolah. Melalui pengembangan materi Guru BK  akan lebih mudah dalam memberikan layanan BK yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Materi BK sebagai pedoman bagi Guru BK dalam mengarahkan aktivitas peserta didik dalam proses pemberian layanan, sekaligus merupakan substansi kompetensi yang seharusnya dimiliki peserta didik.Untuk mempersiapkan materi layanan perlu adannya bahan bimbingan yang digunakan untuk membantu guru BK atau pihak lain dalam melaksanakan kegiatan bimbingan dan konseling di sekolah. Bahan bimbingan yang dimaksud adalah  seperangkat materi yang disusun secara sistematis baik tertulis maupun tidak sehingga tercipta lingkungan /suasana yang memungkinkan guru BK untuk membantu peserta  didik. Baca lebih lanjut

Meneliti Bukan Tugas Utama Guru

Dr. H. Sulistiyo, M.Pd Ketua Umum PB PGRI

Dr. H. Sulistiyo, M.Pd Ketua Umum PB PGRI

Pernyataan Sulistiyo Ketua Umum PB PGRI

Memperhatikan pernyataan seorang pejabat di Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemdikbud, yang menyatakan bahwa guru wajib meneliti dan menulis karya ilmiah, saya merasa prihatin dan “nggreges”. Pasti akan semakin banyak guru stres. Kebijakan itu harus dikoreksi, diluruskan, dan diperbaiki. Saat ini lebih dari 800.000 orang guru dan pengawas tidak dapat naik pangkat karena kewajiban itu. Baca lebih lanjut

Tunjangan Profesi Guru akan Diberikan Sesuai Capaian Prestasi

guru mengajarUndang-undang Nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen mengamanatkan agar guru harus profesional, sejahtera, dan bermartabat. Bentuk nyata dari amanat tersebut adalah pemberian tunjangan profesi guru (TPG) kepada guru yang telah tersertifikasi. Harapannya, dengan pemberian TPG ini guru menjadi lebih profesional.
Namun sejak UU tersebut terbit, penilaian profesionalitas guru belum dilakukan secara benar. TPG masih diberikan merata, yaitu sebesar satu kali gaji tanpa mengukur profesionalisme sang guru. Seharusnya, pemberian TPG harus sesuai dengan capaian kinerja dan prestasi guru.

Baca lebih lanjut

Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan ( GTK ) Siapkan Tata Kelola Guru

sumarna surapranataSesuai Permendikbud Nomor 11 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kemendikbud saat ini telah memiliki struktur baru. Salah satu hal baru dari perubahan struktur tersebut adalah lahirnya Direktorat Jenderal (Ditjen) Guru dan Tenaga Kependidikan.

Mendikbud Anies Baswedan mengatakan Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan mempunyai tugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan guru dan pendidik lainnya, serta tenaga kependidikan. Baca lebih lanjut