Membangun Profesionalisme Guru BK Melalui POP BK

Keberadaan bimbingan dan konseling di sekolah kini semakin jelas dibanding tahun-tahun sebelumnya ini terbukti dengan adanya perhatian khusus dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan ( Ditjen GTK) yang telah menerbitkan Pedoman Bimbingan dan Konseling pada  Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah       ( Pedoman BK-PDPM ) dan Panduan Operasional Penyelenngaraan Bimbingan dan Konseling ( POP BK ) pada akhir tahun 2016. Kedua Pedoman dan Panduan tersebut merupakan implikasi dari diterbitkannya Permendikbud Nomor 111 tahun 2014.

Sehubungan dengan diterbitkannya POP BK pemerintah telah memanggil seluruh ketua MGBK SD,SMP,SMA dan SMK Kabupaten/Kota seluruh Indonesia untuk diberikan sosialisasi tentang keberadaan POP BK di sekolah dengan harapan nanti setelah kembali ke daerah masing-masing ketua MGBK dengan difasilitasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten/Kota mensosialisasikan kembali kepada seluruh guru BK di Kabupaten/Kota. Sosialisasi ini diharapkan selesai sebelum tahun ajaran 2017/2018.

Kalau dilihat dari tahun terbit kedua pedoman dan panduan tersebut dengan permendikbud yang memayunginya terpaut dua tahun, agak lama memang namun guru bimbingan dan konseling masih harus tetap bersyukur        karena sekarang sudah ada pedoman dan panduan BK yang bisa digunakan untuk menjalankan tugas-tugas ke-BK-an sehari-hari.

Pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah sampai sekarang menggunakan payung hukum yang telah dikeluarkan oleh pemerintah dengan berpedoman pada Permendiknas Nomor 27 Tahun 2008 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Konselor (SKAKK) dan Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.

Yang menjadi pertanyaan setelah diterbitkannya POP BK apa yang harus dilakukan oleh guru BK? Masihkah seperti yang dulu?Artinya sebelum dan sesudah adanya POP BK sama saja tidak ada perubahan, menjadi guru BK yang biasa-biasa saja. Ketika saat itu guru BK pada masa-masa kebimbangan banyak yang berrtanya tentang kejelasan program BK, bentuk RPL, bentuk laporan dan lain-lain, sehingga jawaban yang muncul saat itu BK itu tidak baku, silahkan membuat sesuai versi apa saja yang penting membuat. Tidak ada salah atau benar saat itu karena belum ada panduan secara resmi.

Membangun Profesionalisme Guru BK Ke Depan.

Setelah adanya POP BK maka setiap kegiatan bimbingan dan konseling di sekolah harus sesuai panduan yang ada sekarang , tidak seperti sebelumnya. Kini saatnya guru BK menunjukkan sikap profesionalnya mempelajari, memahami dan mempraktikkan sesuai dengan panduan yang ada. Sudah saatnya meninggalkaan zona nyaman masuk ke zona yang penuh tantangan demi membangun profesionalisme guru BK ke depan.

Permendikbud yang mengatur pelaksanaan BK di sekolah dan POP BK selama masih belum direvisi maka akan digunakan selamanya sebagai pijakan guru BK dalam menjalankan tugas. Pijakan inilah yang membuat guru BK semakin yakin  dalam melakukan semua proses layanan bimbingan dan konseling di sekolah.

Terkait profesionalisme yang harus dimiliki guru BK maka di sini dipaparkan tentang ciri-ciri pekerjaan yang bisa disebut profesional yaitu antara lain : 1) Profesionalisme menghendaki sifat mengejar kesempurnaan hasil (perfect result), sehingga kita dituntut untuk selalu mencari peningkatan mutu. 2) Profesionalisme memerlukan kesungguhan dan ketelitian kerja yang hanya dapat diperoleh melalui pengalaman dan kebiasaan. 3) Profesionalisme menuntut adanya ketekunan dan ketabahan, yaitu sifat tidak mudah puas atau putus asa sampai hasil maksimal tercapai. 4) Profesionalisme memerlukan integritas tinggi yang tidak tergoyahkan oleh “keadaan terpaksa” atau godaan iman seperti harta dan kenikmatan hidup. 5) Profesionalisme memerlukan adanya kebulatan pikiran dan perbuatan, sehingga terjaga efektivitas kerja yang tinggi.

Membangun profesionalisme berarti guru BK dituntut mampu menjalankan pekerjaan sesuai bidangnya seperti yang dipersyaratkan dalam Permendiknas Nomor 27 Tahun 2008 bahwa Guru BK/Konselor harus menguasai kompetensi profesional antara lain : 1) Menguasai konsep dan praksis asesmen untuk memahami kondisi, kebutuhan, dan masalah konseli. 2) Menguasai kerangka teoretik dan praksis bimbingan dan konseling. 3) Merancang program Bimbingan dan Konseling. 4) Mengimplementasikan program Bimbingan dan Konseling yang komprehensif. 5) Menilai proses dan hasil kegiatan Bimbingan dan Konseling. 6) Memiliki kesadaran dan komitmen terhadap etika profesional.  7) Menguasai konsep dan praksis penelitian dalam bimbingan dan konseling.

 Langkah-langkah profesional di atas merupakan kegiatan Guru BK yang wajib dikuasai sebagai syarat sebagai guru BK profesional. Kompetensi profesional di atas juga sudah diuraikan dalam panduan operasional penyelenggaraan BK di sekolah.

Harapan

Diterbitkannya Panduan Operasional Penyelenggaraan  Bimbingan dan Konseling (POP BK ) tahun 2016 yang telah  disosialisasikan di kabupaten/kota di seluruh Indonesia pada tahun 2017 ini, diharapkan mampu mendorong  guru BK untuk lebih maju dengan cara  membaca,memahami dan mempraktikkan seluruh isi panduan yang ada, sehingga beimbas kepada terlayaninya peserta didik secara profesional.

Pada tahun pelajaran 2017/2018 seluruh guru BK dalam menjalankan tugasnya harus berdoman pada POP BK yang telah disosialisasikan sebelumnya. Pada tahun ajaran baru nanti diharapkan  guru BK sudah  siap dengan administrasi yang baru, program tahunan, program semester  dan persiapan layanan klasikal dengan Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL) yang  sesuai dengan panduan yang telah diterbitkan oleh Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan ( Ditjen GTK ).

Iklan

One thought on “Membangun Profesionalisme Guru BK Melalui POP BK

  1. Pak Minto bisakah saya mendapatkan file terkait DG BK tentunya segala sesuatux yg baru Dari program maupun administrasinya . pokokx lengkap dech…persoalanx di sklh saya TDK ada yg dikirim u mengikuti pelatihan POP BK…sebelum & sesudahx sy ucapkan trimakasih atas perhatianx…
    Eamail saya : aikoaoki.aa@g.mail.com

    Suka

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s