Panduan Pembuatan RPL Bimbingan dan Konseling

panduan RPL BKMerasa terusik untuk menulis karena banyaknya permintaan masalah RPL ( Rencana Pelaksanaan Layanan ) Bimbingan dan Konseling Kurikulum 2013, baik melalui email, komentar di blog, inbox maupun bbm. Sebenarnya pembuatan RPL BK itu tidak sesulit apa yang kita bayangkan, beda dengan RPP guru mapel  memang begitu jlimet namun untuk guru BK tidak begitu, yang terpenting  kemauan kita untuk membuatnya.

Mulai sekarang kita berusaha menghapus sedikit demi sedikit budaya copas (copy paste ) berusaha untuk membuat sendiri dengan hasil karya sendiri. Di sebagian guru BK ada yang mengatakan lebih baik copas daripada tidak  membuat sama sekali, alasan ini mungkin saja bisa diterima namun perlu juga diperhatikan hasil karya orang lain yang kita pakai mungkin isinya kurang sesuai dengan kondisi yang ada di sekolah kita. Melihat kondisi seperti ini harus ada editing untuk penyesuaian. Yang sering kita temui justru yang dicopy dipakai seratus persen dan tidak jarang ada guru BK yang lupa mengganti kota tempat asal RPL ini sehingga menjadi bahan tertawaan apabila ada pengawas datang ke sekolah saat melihat RPL guru BK ini.

Untuk menyikapi hal ini saya berusaha untuk memandu dalam pembuatan RPL BK walau tulisan senada pernah diposting di halaman ini yakni Menyikapi Bentuk RPL BK Kurikulum 2013 . Tidak ada salahnya bila saya ulas  kembali karena ada kebingungan di kalangan guru BK di lapangan.

Bentuk RPL BK yang kita buat sudah benar asal sudah memenuhi komponen minimal yakni adanya :

  • Materi layanan
  • Tujuan Layanan
  • Kegiatan Layanan
  • Sumber, Bahan dan Alat
  • Peniilaian

Karena bentuk atau format RPL BK dari yang punya kebijakan seperti, Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan ( PPPPTK ) PenjasBK  dan Direktorak Jenderal Pendidikan Dasar Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama, keduanya berbeda.

Dari perbedaan itu muncul pertanyaan bentuk atau format RPL BK mana yang benar ? jawabanya adalah keduanya benar karena dua-duanya sudah memenuhi lima komponen di atas. Akan ada lagi pertanyaan  kalau keduanya benar mana yang salah ? Yang salah adalah yang tidak tidak membuat RPL. Ungkapan ini sering disampaikan dari pelatihan ke pelatihan ,karena nara sumber sendiri tidak bisa mengatakan  bahwa  bentuk format yang dimiliki yang paling benar sebab sampai sekarang belum ada rujukan yang pasti.

Dalam pembuatan RPL layanan klasikal idealnya harus melalui tahap-tahap sebagai berikut :

  • Need Asesment ( Asesmen Kebutuhan ) atau
  • Angket Kebutuhan Materi layanan
  • Pembuatan Program Layanan
  • Pembuatan Silabus Layanan
  • Pembuatan RPL

Sebagai bahan referensi di bawah ini  ada beberapa contoh bentuk RPL beserta komponen pendukungnya yang bisa di unduh sebagai bahan pembuatan RPL bimbingan klasikal :

Contoh RPL Bimbingan Klasikal di atas bukanlah satu-satunya yang terbaik, namun setidaknnya saya dapat meringankan beban tugas guru BK yang selama ini mengalami kesulitan dalam pembuatan RPL, semoga.!

 

12 thoughts on “Panduan Pembuatan RPL Bimbingan dan Konseling

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s