Hasil Pelatihan Guru Sasaran BK Implementasi Kurikulum 2013

Target Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menuntaskan Implementasi Kurikulum 2013 kepada seluruh Guru Sasaran hingga tahap akhir 30 Juni 2014 belum juga terpenuhi sehingga sampai saat ini masih banyak  guru yang belum mendapatkan pelatihan. Karena harapannya semua guru harus mendapatkan pelatihan maka akan dibuka pelatihan guru sasaran  tahap berikutnya dengan menggunakan dana sharing dari APBD Kabupaten / Kota.

Peserta Pelatihan Guru sasaran adalah semua guru baik yang  berstatus PNS maupun Swasta dan sudah mengantongi NUPTK, semua akan mendapatkan porsi yang sama dalam pelatihan ini. Termasuk di sini adalah guru Bimbingan dan Konseling/Konselor yang materi pelatihannya sangat berbeda dengan guru mata pelajaran. Baca lebih lanjut

Eksistensi Guru BK Dalam Implementasi Kurikulum 2013

Saat memberikan Pelatihan Guru Sasaran BK dalam Implementasi Kurikulum 2013

Pelatihan Guru Sasaran BK dalam Implementasi Kurikulum 2013

Berbicara masalah eksistensi guru Bimbingan dan Konseling dalam Implementasi Kurikulum 2013 sebenarnya tugas dan kewenangannya sudah jelas dan diatur tersendiri di dalam Permedikbud Nomor 81A Tahun 2013 pada Lampiran IV bagian VIII. Konsep Dan Strategi Layanan Bimbingan Dan Konseling. Namun yang terjadi di lapangan penerapannya masih banyak guru Bimbingan dan Konseling/ Konselor masih belum faham hakekat Bimbingan dan Konseling dalam kaitannya dengan Implementasi Kurikulum 2013.

Untuk menyikapi hal tersebut maka pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengadakan berbagai macam upaya untuk mensosialisasikan Kurikulum baru ini dengan biaya yang tidak sedikit. Harapannya agar semua pihak memahami betul tentang perubahan kurikulum saat ini, terutama guru sebagai ujung tombak pelaksana di lapangan. Baca lebih lanjut

Tahapan Pembuatan Rekomendasi Peminatan Siswa SMP

PeminatanDalam rangka membantu siswa menentukan arah peminatan di SMA, khususnya siswa kelas IX SMP maka peran guru BK / Konselor sangat dibutuhkan untuk mengarahkan siswa sesuai dengan bakat dan minatnya.

Dalam kegiatan ini masih banyak guru BK / Konselor yang belum melakukan dengan berbagai macam sebab sehingga pelaksanaan di masing- masing sekolah masih bersifat fakultatif. Faktor penyebab yang paling banyak ternyata mereka bingung bagaimana cara membuat rekomendasi peminatan, karena ini dianggap hal yang baru. Hal lain yang menyebabkan mengapa guru BK / Konselor juga belum melaksanakan sebab kepala sekolah belum memberikan tugas untuk itu, selain itu guru BK / konselor SMA juga belum seragam dalam menentukan penting atau tidaknya rekomendasi peminatan dari guru BK /konselor SMP. Baca lebih lanjut

Peran Guru BK Dalam Mewujudkan Mimpi Para Siswa

sarjanaKata-kata mimpi merupakan ungkapan lain dari harapan semu yang tidak mungkin terwujud, ini tergambar di dalam pikiran para siswa. Mereka beranggapan bahwa apa yang dicita-citakan tidak mungkin terwujud sebab dengan melihat keadaan ekonomi orang tua sekarang ini, walau berprestasi tanpa dukungan biaya yang cukup mana mungkin bisa sekolah yang lebih tinggi.

Memang di jalur pendidikan tinggi diperlukan biaya yang tidak sedikit, hal ini tidak dipungkiri sehingga di mindsite para siswa yang kondisi ekonomi orang tuanya menengah ke bawah pasti akan mengatakan bahwa yang berhak sekolah di perguruan tinggi hanya anaknya orang kaya. Baca lebih lanjut